Transformasi Menjadi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan setidaknya tiga dampak terhadap perekonomian, yaitu penurunan pertumbuhan ekonomi, peningkatan pengangguran, dan peningkatan kemiskinan.

Untuk itu, Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah sedang menyiapkan langkah strategis agar Indonesia tetap bertahan dalam menghadapi krisis yang ditimbulkan pandemi Covid-19

“Pemerintah menyiapkan kebijakan pemulihan ekonomi nasional yang selalu mempertimbangkan aspek kesehatan, sosial, ekonomi dan keuangan” kata Airlangga Hartarto.

Langkah-langkah yang dibuat pemerintah, yakni, pertama, dengan Exit Strategy, kedua program Pemulihan Ekonomi Nasional , dan ketiga, Reset dan Transformasi Ekonomi.

“Reset menjadi penting karena berbagai sektor ekonomi sudah turun minus, sehingga dari minus itu perlu dikembalikan ke 0, lalu dari 0 kita akan transformasikan agar berkembang menjadi positif” ujar Airlangga Hartarto.

“Untuk pelaksanaan transformasi ekonomi pasca pandemi, peran teknologi informasi pun menjadi penting” lanjut Airlangga Hartarto.

Teknologi Informasi sangat dibutuhkan dari mulai mempercepat perizinan, penyederhanaan birokrasi, dan reformasi regulasi serta mempercepat industri 4.0. Sehingga dapat terwujudnya transformasi ekonomi.

Jika transformasi ekonomi dapat diwujudkan dengan maksimal dan UMKM bisa go-digital dengan cepat, maka ekonomi Indonesia bisa pulih lebih cepat.

“Indonesia memiliki resiliensi lebih kuat dari negara lain, oleh karena itu kita harus tetap optimis untuk bisa keluar dari krisis pandemi Covid-19” pungkas Airlangga Hartarto.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *