Konsumsi Dalam Negeri Perkuat Daya Tahan Indonesia Terhadap Resesi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, beberapa negara di dunia memasuki zona resesi akibat tak mampu menghadapi pandemi virus Covid-19.

Walaupun banyak negara masuk zona resesi, tetapi ada juga negara yang tidak masuk ke zona resesi. Salah satunya Indonesia.

“Dari pertumbuhan ekonomi global kita melihat berbagai negara seluruhnya masuk negatif, hanya beberapa positif. Di mana berdasarkan outlook IMF, Indonesia, China, dan India masih positif” kata Airlangga Hartarto.

Indonesia, China, dan India tidak melulu mengandalkan ekspor yang terpengaruh kondisi global. Indonesia memiliki pasar domestik yang besar, sehingga dapat menjaga ekonomi dalam negeri.

“Masing-masing negara punya daya tahan, ekonomi tidak hanya tergantung market dunia, tetapi juga masih tergantung domestik market yang menjadi bantalan perekonomian” terang Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga Hartarto negara-negara yang bergantung pada ekspor mudah goyah, sehingga jika kondisi ekonomi global sedang tidak baik mereka akan masuk ke zona merah atau resesi karena permintaan dunia menurun drastis.

Walaupun menurun, Indonesia tetap berada di track yang benar karena kebijakan ekonomi yang diterapkan dalam penanganan pandemi Covid-19 serta adanya konsumsi dalam negeri, sehingga Indonesia masih bisa tumbuh positif dan tidak masuk ke zona resesi.

“Indonesia sendiri diprediksi masih akan tumbuh positif akibat konsumsi dalam negeri” pungkas Airlangga Hartarto.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *