Prioritaskan UMKM, Pemerintah Siapkan Rp 123 T untuk Sektor UMKM dalam Penanganan Covid-19

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia memberikan dampak negatif hampir di segala sektor. Salah satu sektor yang sangat terpukul adalah UMKM.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah sudah melakukan berbagai kebijakan untuk penanganan pandemi Covid-19.

Salah satu langkah pemerintah untuk membantu sektor UMKM adalah dengan mempersiapkan anggaran Rp 123,46 triliun.

“Pemerintah mempersiapkan khusus UMKM ini Rp 123,46 triliun. UMKM memang menjadi prioritas pertama pemerintah di anggaran 2020 karena UMKM itu yang pertama terpukul” kata Airlangga Hartarto.

Anggaran Rp 123,46 triliun digunakan untuk subsidi bunga, penempatan dana untuk perbankan agar segera bisa restrukturisasi, persiapan modal kerja baru, PPH untuk UMKM yang ditanggung pemerintah, dan pembiayaan untuk LPDB. Sedangkan untuk kartu Prakerja hanya untuk pegawai yang terkena PHK.

Terkait dengan subsidi bunga, pemerintah menggelontorkan Rp 35,28 triliun untuk 60.66 juta rekening UMKM.

Dari anggaran tersebut, Rp 27,26 triliun untuk subsidi bunga yang diajukan melalui BPR, perbankan, dan perusahaan pembiayaan. Selanjutnya Rp 7,53 triliun untuk subsidi yang diajukan melalui KUR, UMi, Mekaar, dan Pegadaian. Lalu Rp 0,49 triliun untuk pengajuan melalui online, koperasi, petani, LPDB, LPMUKP, dan UMKM PEMDA.

“Subsidi bunga sebesar Rp 35 triliun itu setara dengan out standing kredit” kata Airlangga Hartarto.

Dengan adanya beberapa kebijakan untuk sektor UMKM, pemerintah meminta masyarakat tetap optimis dalam masa pandemi covid-19 dan kembali menggeliatkan ekonomi.

“Pemerintah berharap bahwa kita optimis karena optimisme itu adalah yang bisa menyelesaikan pekerjaan dan kamu percaya bahwa entrepreneur itu selalu dan selalu di atas rata-rata dan kemampuan di atas rata-rata inilah diharapkan untuk mencari jalan keluar di tengah situasi yang tidak menguntungkan ini” pungkas Airlangga Hartarto.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *