Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di 25 provinsi (sebelum ditambah menjadi 30 provinsi) telah berhasil mengendalikan laju kasus aktif Covid-19.
“Tadi rapat dengan Bapak Presiden, ada beberapa hal yang tadi dijelaskan dan diarahkan Bapak Presiden. Terkait dengan perkembangan Covid-19 sampai 2 Mei 2021, kita mengalami perbaikan dibandingkan kasus global,” kata Airlangga Hartarto saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/5/2021).
Airlangga memaparkan jumlah kasus harian Covid-19 membaik. Bila dibandingkan pada jumlah kasus harian pada Januari yang mencapai 10.000 kasus, maka pada April tercatat hanya 5.222 kasus harian.
“Kemudian kalau kita bicarakan kasus aktif, rata-rata sekitar 107.000 kasus. Sedangkan di Januari mencapai 139.963 kasus,” ujar Airlangga Hartarto.
Begitu juga dengan angka positivity rate juga mengalami penurunan. Terlihat dari angka positivity rate pada Mei 2021 mencapai 10,81%, turun bila dibandingkan dengan angka positivity rate pada Januari 2021 yang mencapai 26%.
“Terkait kasus aktif juga mengalami perbaikan. Kasus aktif tertinggi di Februari adalah 16%. Dan sekarang sekitar 6%. Jadi jauh lebih baik. Kemudian tingkat bed occupancy rate (BOR) nasional sudah 35%. Tidak ada BOR yang di atas 70%,” terang Airlangga Hartarto