Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Undang–undang Cipta Kerja (UU Ciker) sangat penting untuk memulihkan perekonomian nasional. Hal itu melalui perbaikan ekosistem investasi dan daya saing Indonesia, khususnya dalam menghadapi ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global.
Menurut Airlangga Hartarto, dengan dukungan penuh Golkar baik di pemerintahan maupun di legislatif, pada pengesahan UU Cipta Kerja menunjukkan bukti bahwa partai berlambang pohon beringin memiliki kesungguhan dan keseriusan dalam upaya membantu pemerintah dalam melaksanakan transformasi bangsa Indonesia.
Airlangga juga menyebutkan Ormas MKGR sebagai salah satu organisasi yang mendirikan Partai Golkar dan merupakan wadah perjuangan pelaksana kebijakan partai untuk memenuhi kebutuhan strategis dalam memperkuat basis dukungan partai.
“Ormas MKGR wajib menyosialisasikan dan menyukseskan UU Cipta Kerja terutama terhadap segmen–segmen yang menjadi objek binaan Ormas MKGR selama ini,” kata Airlangga Hartarto.
Bagi Golkar, lanjut Airlangga, Ormas MKGR adalah sebuah wadah strategis, tempat berkumpulnya kader–kader berkualitas yang senantiasa mampu bergerak bersama perubahan zaman.
Di samping itu, Mubes IX Ormas MKGR tahun 2020 ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan kontemplasi objektif Partai Golkar terhadap apa yang telah dilakukan oleh Ormas MKGR.
“Ke depan Ormas MKGR harus mampu terus berbenah diri untuk memberikan dukungan pada agenda–agenda politik Partai Golkar terutama memenangkan Pilkada Serentak Tahun 2020,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Ormas MKGR Roem Kono juga mengapresiasi UU Ciker.
Ormas MKGR menilai UU tersebut mampu mempercepat pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Kita berharap kehadiran UU ini selain mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga dapat menciptakan pemerataan pembangunan demi mencapai kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Roem Kono.