Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan syarat pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada masa pandemi Covid-19 lebih dimudahkan pada masa new normal.
“Penyaluran KUR pada era new normal berdampak positif, hal ini ditandai dengan penyaluran KUR yang mulai meningkat signifikan pada pekan kedua Juni 2020” Kata Airlangga Hartarto.
Airlangga menjelaskan pada akhir minggu ketiga Juni 2020, ekspansi total kredit kecil di BRI telah mencapai lebih dari Rp. 1 triliun perhari atau mendekati penyaluran pada saat masa normal.
“Diharapkan kondisi tersebut akan terus berlanjut sehingga ekspansi kredit nasional dapat meningkat dan pemulihan ekonomi nasional dapat lebih cepat” ujar Airlangga Hartarto.
Pemerintah terus berupaya menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memulihkan ekonomi nasional setelah terkena dampak pandemi, untuk itu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dimaksudkan untuk menjaga daya beli dan mengurangi dampak Covid-19 pada sektor perekonomian.
Sektor UMKM mendapatkan perhatian khusus oleh Pemerintah, oleh karena itu Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong agar UMKM bisa bangkit dengan adanya KUR yang dipermudah.
Secara keseluruhan, realisasi penyaluran KUR dari Agustus 2015 sampai dengan 31 Mei 2020 telah mencapai sebesar Rp 538,82 triliun dengan debet sebesar Rp 158,84 triliun diberikan kepada 20,5 juta debitur. Adapun tingkat Non Performing Loan (NPL) KUR sampai dengan 31 Mei 2020 tercatat masih di posisi terjaga yaitu sebesar 1,18 persen.
Sementara itu, penyaluran KUR selama Januari 2020 sampai dengan 31 Mei 2020 mengalami sedikit perlambatan dengan penyaluran sebesar Rp65,86 triliun kepada 1,9 juta debitur. Penyaluran tersebut sebesar 34,66 persen dari target tahun 2020 sebesar Rp190 triliun.
“Perlambatan KUR dapat dimaklumi mengingat penerapan kebijakan physical distancing, social distancing, dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa provinsi telah mengakibatkan menurunnya aktivitas ekonomi sehingga terpengaruh terhadap bisnis UMKM dan pada lanjutannya menurunkan permintaan kredit baru” kata Airlangga Hartarto.
“Oleh karena itu dengan adanya new normal kita berharap bisa membantu kembali menggenjot aktivitas ekonomi UMKM dan memulihkan ekonomi nasional” lanjut Airlangga Hartarto.
Dengan diterapkannya new normal pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap produkti serta aman dari Covid-19.