Sukses Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Indonesia Siap Ekspor APD

Kebutuhan alat pelindung diri (APD) di tengah pandemi Covid-19 ini menjadi penting. Setelah berhasil memenuhi kebutuhan dalam negeri, industri ini bisa dikembangkan untuk ekspor guna memenuhi kebutuhan negara lain.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanto mengatakan, Indonesia bisa mengekspor APD ke berbagai negara untuk menangani wabah Covid-19.

Berdasarkan perhitungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebutuhan APD di Indonesia saat ini mencapai 4 juta unit. Jumlah tersebut sudah terpenuhi dari kapasitas produksi perusahaan APD yang ada di dalam negeri.

“Kebutuhan kita 4 juta, sedangkan industri kita bisa menyediakan produksi 7 juta unit, sementara kapasitas normal 17 juta unit per tahun. Sehingga kita bisa mengekspor untuk APD” kata Airlangga Hartarto.

Beberapa APD yang diperlukan oleh dunia untuk mengatasi pandemi Covid-19 antara lain masker, jubah pelindung, sabun cuci tangan atau hand sanitizer, dan ventilator bagi pasien yang terinfeksi virus Covid-19.

Industri lokal mampu memenuhi persyaratan medis pembuatan APD menurut standar WHO. Bahkan, beberapa produk dalam negeri itu juga telah lulus uji ISO 16604 standar level tertinggi WHO (premium grade) yang dilakukan di lembaga uji di Amerika Serikat dan Taiwan, sehingga aman digunakan oleh tenaga medis di seluruh dunia.

“Sekarang kami berkoordinasi dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional sudah menyiapkan, baik itu ventilator maupun peralatan lain untuk penanganan virus” ucap Airlangga

Kebutuhan APD sangat dibutuhkan di dunia, termasuk di negara-negara yang belum bisa memenuhi kebutuhan APD dan menghubungi Indonesia untuk menyediakan kebutuhan APD tersebut.

“Untuk itu perlu kesiapan dari dunia usaha untuk menjalankan SOP yang berlaku”, pungkas Airlangga.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *