Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendapat peringkat pertama dengan kategori paling terpopular dalam pemberitaan.
Pemberitaan tersebut terutama pada isu PPKM Mikro terkait jabatannya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Airlangga mendapatkan 2.837 pemberitaan.
Hal tersebut diketahui dari riset media yang dilakukan oleh Indonesia Political Review (IPR) saat mengukur tingkat kepopuleran para menteri kabinet di media daring nasional, yang dirilis pada Rabu (28/4/2021).
“Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto adalah menteri yang paling banyak diberitakan terutama pada isu PPKM Mikro terkait jabatannya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Airlangga mendapatkan 2.837 pemberitaan,” ujar Wakil Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan.
Kemudian di urutan kedua, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dengan 2.779 kali pemberitaan yang dikaitkan dengan isu vaksin Covid-19 dengan jumlah pemberitaan sebanyak 2.779 pemberitaan.
Sementara, di posisi ketiga dan keempat masing-masing ditempati Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
“Erick Thohir diberitakan sebanyak 1.780 dan Budi Karya sebanyak 1.686 kali. Adapun peringkat kelima diduduki Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dengan 1.683 kali pemberitaan,” tuturnya.
Selanjutnya, Iwan menambahkan, pada peringkat keenam ada Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan jumlah 1.656 dan Ketujuh Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno dengan 1.564 pemberitaan.
“Sedangkan diposisi kedelapan diisi Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan total pemberitaan sebanyak 1.371 kali. Kesembilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim 1.342 kali pemberitaan,” terangnya.
Diketahui, Riset ini dilakukan selama tiga bulan sejak tanggal 1 Januari – 31 Maret 2021 dengan menggunakan sembilan media online berskala nasional antara lain Detik.com, Kompas.com, Liputan6.com, Republika.co.id, Tempo.co, Kumparan.com, Beritasatu.com, Jpnn.com dan Medcom.id.