Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program Kartu Prakerja yang tengah berjalan saat ini sudah berproses sangat cepat dengan jumlah peminat yang tinggi.
“Pelatihan offline dipersiapkan oleh Kementerian Tenaga Kerja, dan pendaftar yang sudah terverifikasi saat ini telah mencapai 1,7 juta orang” kata Airlangga Hartarto.
Pemerintah saat ini tengah melakukan evaluasi dan perbaikan dalam proses pelatihan, salah satunya agar peserta dapat menerima pelatihan secara offline.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pelatihan prakerja dievaluasi karena kecepatan proses pelatihan online tidak sama dengan pelatihan secara offline.
Pemerintah telah menyiapkan segala sesuatu agar Kartu Prakerja berjalan dengan baik dan dapat berdampak positif bagi masyarakat.
“Presiden sudah menerbitakan Peraturan Presiden baru terkait kartu Prakerja” ujar Airlangga Hartarto
Program pelatihan dari Kartu Prakerja diharapkan berjalan pada minggu ke-3 dan ke-4 bulang Agustus 2020.
Sebelumnya Kartu Prakerja direspon positif oleh masyarakat, dari jumlah pendaftarnya sangat banyak dan dianggap mampu memberikan manfaat ditengah pandemi PHK karena dampak Covid-19.
Salah satu Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Firmanzah mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengampil peran penting dan leadership yang baik dalam pelaksanaan program Kartu Prakerja.
“Visi dari Kartu Prakerja ini positif, kita perlu mendukung dan mengapresiasi bersama” ucap Firmanzah