GOLKAR: PERTEMUAN JOKOWI-AIRLANGGA KEJUTAN POLITIK LUAR BIASA

Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berolahraga di kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/3). Presiden Joko Widodo dan Airlangga Hartarto membahas sejumlah hal, diantaranya tentang calon wakil presiden untuk Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Biropers-Muchlis/wpa/aww/18.
JAKARTA – Ketua DPP Golkar Happy Bone Zulkarnain menilai, pertemuan antara ketua umumnya, Airlangga Hartarto dengan Joko Widodo (Jokowi) yang disebut sebagai ‘konsolidasi olahraga’ sebagai kejutan politik luar biasa. Sebab, pertemuan itu membahas kriteria dan potensi Airlangga sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi terlihat nyaman dan akrab dengan Pak Airlangga. Presiden bicara santai dan riang seperti enggakada beban sebagai seorang sahabat. Kalau ketawanya itu lepas,” ujarnya dalam diskusi politik ‘Memaknai Jogging Politik Jokowi-Airlangga‘ di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 27 Maret 2018.
Ketua DPP Bidang Kajian Ideologi dan Kebijakan Publik itu menambahkan, baju warna kuning yang dikenakan Jokowi dalam pertemuan itu juga menandakan warna kemenangan. Jokowi seolah mengisyaratkan dukungannya kepada partai berlambang pohon beringin.
Happy Bone mengatakan, keakraban Jokowi dan Airlangga mencerminkan kecocokan dan kemampuan dalam bekerjasama. Keduanya memiliki sifat ramah, dan Airlangga pun memiliki pemahaman ekonomi dan industri sebagai Menteri Perindustrian yang bisa membantu melanjutkan pembangunan.
“Rakyat butuh pendamping presiden yang saling mengisi satu sama lain. Pak Airlangga ini tipe orang yang mengakomodasi fraksi-fraksi yang ada. Beliau dapat diterima berbagai pihak dan tak punya musuh baik internal serta eksternal. Serta menyelesaikan masalah dengan musyawarah yang sangat bagus,” ujarnya.
Sementara Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai, pertemuan Jokowi dan Airlangga di Istana pada Sabtu 24 Maret, sangat spesial dan istimewa. Saat itu, Jokowi terlihat sangat memberikan panggung terhadap Golkar.
 “Memang diajak sengaja dengan berkeliling naik sepeda motor itu. Konteksnya adalah dengan kunjungan yang aktif. Warna motornya juga sama. Mempersiapkan panggung untuk partai Golkar,” ujar Qodari dalam diskusi tersebut.
Pengamat politik Ray Rangkuti pun memiliki pandangan bahwa Airlangga memiliki kesempatan lebih luas sebagai cawapres Jokowi. Ia menilik sosok Airlangga ada unsur profesionalnya.
“Ya unsur profesional memang ada pada diri Airlangga. Dia (Airlangga) punya kesempatan dipilih lebih luas,” ujar Ray.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *