Pemerintah kembali menambah jumlah penerima bantuan pasca adanya pandemi. Kali ini sebanyak 1,8 juta guru honorer juga akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) layaknya para pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.
“Ada program (subsidi gaji) untuk guru honorer 1,8 juta yang nanti dilaksanakan melalui Kemendikbud,” kata Airlangga Hartarto
Airlangga menjelaskan program untuk guru honorer ini serupa dengan nominal yang diterima oleh karyawan. Artinya para guru honorer akan mendapatkan subsidi sebesar Rp600 ribu per orang per bulan selama empat bulan.
“Dengan kebijakan sama dengan subsidi gaji. Selama ini sudah ada 300 ribu (pekerja honorer yang mendapatkan subsidi gaji) melalui BPJamsostek,” ungkap Airlangga Hartarto.
Hingga 14 September kemarin, realisasi subsidi gaji telah mencapai Rp6,6 triliun dari total anggaran untuk program ini sebesar Rp37,8 triliun. Rencananya bantuan akan diterima oleh 15,7 juta pekerja yang telah terdaftar dalam BPJamsostek.
Sementara dari jumlah yang telah terealisasi, subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan. Tenaga honorer pendidik yang mendapatkan subsidi gaji adalah mereka yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek.
“Saat ini data terkait guru honorer akan terus diverifikasi. Semoga jumlahnya dapat bertambah lagi,” ujar Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin.