Dampak pandemi Covid–19 dirasakan masyarakat Indonesia. Termasuk diantaranya masyarakat berpenghasilan menengah ke atas yang terus dihantui perasaan tidak aman untuk melakukan kegiatan ekonomi, mulai dari belanja hingga konsumsi.
Hal ini tentu menghambat berputarnya roda perekonomian. Oleh karena itu, pemerintah harus membangun kepercayaan masyarakat bahwa pandemi dapat ditangani dengan baik.
Pemerintah mengimbau kepada Komite Penanganan Covid–19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menghilangkan hambatan yang ada dalam penerapan program pemulihan kesehatan dan ekonomi, baik itu hambatan struktural maupun prosedural.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, penanganan pandemi Covid–19 di Indonesia saat ini masih berada pada jalur yang tepat, bahkan lebih baik jika dibandingkan dengan beberapa negara lain.
“Terkait dengan kesehatan, memang kalau kita lihat jumlah yang terkena dibandingkan berbagai negara lain, sebenarnya kasus sembuh di Indonesia sudah sesuai dengan apa yang terjadi di global. Jadi, kasus sembuh Covid–19 di Indonesia ini 65,64 persen dan ini hampir sama dengan apa yang terjadi di global yakni 65,53 (persen). Kemudian, fatality rate kita saat ini sekitar 4 persen, memang di atas sedikit yaitu 4,52 persen. dan secara global itu 3,63 persen,” papar Airlangga Hartarto.
Dari segi pengetesan, Airlangga mengapresiasi beberapa daerah yang telah melaksanakan pengetesan masif, bahkan sesuai standar World Health Organization (WHO).
“Dari segi jumlah tes, Indonesia sudah menjalani jumlah tes 1,7 juta di mana ini di bawah Italia, di atas Bangladesh, Meksiko, bahkan Jepang. Kemudian jumlah tes per 1 juta penduduk itu kita sekitar 6.522, dan apabila kita lihat spesimen PCR ini, DKI Jakarta memang tertinggi yaitu 181.239, diikuti Jawa Timur 111.841, dan Jawa Barat 88.994,” kata Airlangga.
“Jadi, jumlah PCR per satu juta (penduduk), Jakarta ini jauh mengungguli dan Jakarta sudah setara dengan apa yang didorong oleh WHO,” lanjut Airlangga Hartarto.
Dengan progres yang dibuat pemerintah, hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan membuat Indonesia kembali pulih.