Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dikomandoi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto langsung membuat program utamanya.
Ada lima program yang telah dirancang, antara lain Indonesia Aman, Indonesia Sehat, Indonesia Berdaya, Indonesia Tumbuh, dan Indonesia Bekerja.
“Kami telah menyiapkan lima program untuk apa yang kita akan lakukan ke depannya, Indonesia Aman, Indonesia Sehat, Indonesia Berdaya, Indonesia Tumbuh, dan Indonesia Bekerja” kata Airlangga Hartarto.
Program Indonesia Aman meliputi akselerasi test PCR, lacak, dan karantina untuk daerah yang masih masuk kategori zona merah, sehingga bisa turun sampai menjadi zona hijau.
Indonesia Sehat berupa reformasi layanan kesehatan berbasih gotong royong, meliputi percepatan kemandirian pelayanan kesehatan, rumah sakit, alat kesehatan dan obat di dalam negeri.
Indonesia Berdaya adalah program peningkatan daya beli masyarakat. Program ini memfokuskan pada penyaluran bantuan sosial, program padat karya, Kartu Prakerja, dan subsisi gaji.
“Dalam Indonesia Berdaya ada juga penyaluran Kredit Modal Kerja dengan penjaminan pemerintah yang memprioritaskan UMKM. Termasuk pula pemberian subsidi listrik untuk kelompok berpenghasilan rendah dan relaksasi abodemen listrik” kata Airlangga Hartarto.
Indonesia Tumbuh adalah program peningkatan penerimaan negara, antara lain peningkatan ekspor, transformasi perluasan perpajakan maupun cukai, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di level mikro dan sektor lain.
Terakhir program Indonesia Bekerja digunakan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, semua program telah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, dan hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan penggunaan anggaran.
“Terkait dengan pemulihan ekonomi, langkah yang diambil adalah melaksanakan kebijakan yang sudah dibuat pemerintah” pungkas Airlangga Hartarto.