Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya yang akan berperan di sektor industri. Hal itu diungkapkannya saat memberikan kuliah umum di Institut Teknologi Indonesia (ITI), Tangerang, Banten. Adapun salah satu langkah strategis yang perlu dijalankan adalah peningkatan kualitas institut yang menghasilkan para insinyur.
“Untuk mendukung daya saing industri nasional, kita perlu SDM kompeten. Terutama di kawasan industri strategis atau kawasan yang menjadi hub digital economy seperti di Provinsi Banten,” ujarnya, dalam keterangan persnya yang diterima INDOPOS, Sabtu (14/9/2019).
Menurut Airlangga, Provinsi Banten bakal dipacu menjadi salah satu klaster digital di Indonesia. Seperti silicon valley. Setelah Brasil dan Italia, Apple memilih Indonesia sebagai negara ketiga untuk mendirikan Apple Academy, karena mereka percaya bahwa Indonesia adalah sumber dari talenta. “BSD dipilih sebagai kompleks Apple Academy yang pertama di Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut Airlangga mengatakan, perguruan tinggi yang berbasis vokasi seperti institut harus bisa menyesuaikan perkembangan teknologi digital yang sangat cepat. Ini akan dapat menciptakan SDM yang melek teknologi terkini. Contohnya yang terkait dengan industri 4.0 seperti smart city, koneksi jaringan 5G, manajemen energi, manajemen transportasi dan lainnya.
“Sebab, ketika kita bicara industri 4.0, tentunya harus didukung oleh sekolah atau perguruan tinggi yang baik,” ujarnya.
Airlangga menuturkan, dalam menyongsong era industri digital, kampus-kampus yang ada dipilih sebagai penopang hub digital economy seperti ITI Serpong ini harus mampu menjadi bagian dari perkembangan industri 4.0 serta menghasilkan SDM industri yang kompeten dan berdaya saing.