Politisi partai Golkar yang akrab disapa RAM ini juga menegaskan, Ketum Airlangga telah sukses menghilangkan stigma Partai Golkar sebagai partai yang kalah dalam mengusung calon presiden dan wakil presiden.
“Terbukti sebagai Partai yang pertama sekali mendukung pencalonan Bapak Jokowi telah sukses memenangkan Bapak Jokowi sebagai Presiden Indonesia untuk periode kedua,” ujarnya.
Robi sangat mengharapkan kepada senior Golkar, calon ketua umum beserta Tim sukses untuk saling menjaga kebesaran Partai Golkar, dengan tidak lagi mengumbar kata kata kosong, tidak beretika yang bertujuan menjatuhkan Ketua Umum, karena Ketua Umum adalah representasi Partai Golkar.
“Selanjutnya Badan Advokasi Hukum dan HAM yang dibentuk untuk menjaga marwah Partai Golkar akan senantiasa melakukan langkah advokasi hukum bagi siapa saja yang ingin menjatuhkan nama baik Ketua Umum dan Partai Golkar tidak terkecuali, untuk itu kami mengimbau seluruh kader disemua tingkatan juga termasuk yang diluar, agar berpolitik santun dan bijak, dengan berpikir dulu sebelum menyampaikan pandangan diruang publik,” ujarnya.
Menurutnya, langkah sebagian kader Golkar yang mendesak digelarnya Munas, dengan mengumbar opini kata kosong di ruang publik dan cendrung menjelekkan kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar.
“Hal ini bisa dipandang sebagai tindakan yang berpotensi menjatuhkan Partai Golkar di mata Partai Koalisi Pengusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih, serta masyarakat,” ujarnya