Airlangga Hartarto Launching Program Revitalisasi Kegiatan Usaha Industri Pascabencana

Menteri Perindustrian (Menperin) RI, Airlangga Hartarto berkunjung ke Kota Palu, Kamis (28/3/2019) siang.

Kunjungan Menteri Airlangga dalam rangka melaunching program revitalisasi kegiatan usaha industri pascabencana di Sulawesi Tengah di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC) Palu.

Pada kesempatan itu, Menperin Airlangga Hartanto didamping Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Mohammad Hidayat Lamakarate dan Pejabat Eselon Kementerian Perindustrian Pusat, menyerahkan secara langsung bantuan Alat Mekanis Multiguna Perdesaan (AMMDes) kepada pengelola AMMDes di Sulteng.

Selain itu, Airlangga Hartanto juga menyerahkan bantuan peralatan bengkel kepada kelompok wirausaha serta menyerahkan rumah produksi dan bantuan mesin atau peralatan industri kepada kelompok usaha.

Dalam sambutannya, Airlangga Hartarto memberi apresiasi kepada para wirausaha di Sulteng, khususnya para pelaku Industri Keceil Menengah (IKM) yang mulai bangkit kembali.

Ia berjanji, Pemerintah Pusat melalui Kemenperin RI akan terus mendorong pelaku IKM di Sulteng agar bisa terus berkembang.

“Untuk para IKM, kemenperin juga akan terus mendorong dalam bentuk bantuan peralatan dan yang lainnya. Dengan demikian, penghidupan masyatakat di Sulteng pascabencana bisa kembali normal dan bahkan bisa lebih baik dari sebelumnya,” kata Airlangga Hartarto.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin RI, Harjanto, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) agar seluruh kementerian dan lembaga pemerintah mengambil langkah tepat dalam penanganan bencana.

Ia mengatakan, dalam memasuki masa rehabilitasi bencana di Sulteng Kemenperin juga akan terus berupaya turut hadir dalam memulihkan aktifitas ekonomi di Sulteng, melalui berbagai revitalisasi kegiatan usaha industri. Diantaranya, memberikan bantuan lima AMMDes untuk pengembangan penjernihan air.

Ia mengklaim, program tersebut telah berhasil dan telah melayani 9.000 orang untuk kebutuhan air bersih dan air minum di wilayah Kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala).

“Selanjutnya, ada pelatihan dan sertivikasi peralatan sepeda motor kita intervensi. Program ini telah berhasil melatih 500 peserta,” kata Harjanto.

Selain itu, kata dia, Kemenperin RI juga berupaya menumbuhkan wirausaha baru bidang perawatan sepeda motor. Penumbuhan itu berupa pemberian pelatihan dan sertivikasi dibarengi pemberian bantuan peralatan bengkel kepada 50 kelompok wirausaha baru dari alumni SMK.

“Kemudian, bantuan pembangunan rumah produksi bantuan mesin peralatan IKM yang mencakup pembangunan 24 rumah produksi di lokasi Hunian sementara. Saat ini telah selesai 18 unit dan 6 unit masih dalam tahap pembangunan,” katanya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *